Waspada Kanker Payudara!



Seorang wanita didiagnosa menderita kanker payudara setiap tiga menit, dan empat wanita akan meninggal setiap jam. Kanker payudara merupakan momok bagi seluruh wanita didunia. Penyakit ini paling umum di kalangan wanita dari segala usia dan lebih dari 2.000 orang telah terdiagnosa mengidap kanker payudara setiap tahunnya. Kemungkinan seorang wanita terkena kanker payudara meningkat seiring usia, tetapi baru-baru ini banyak sekali yang lolos dari penyakit ini dan bahkan bisa sembuh walaupun dengan perjuangan yang tidak mudah.

Pertahanan terbaik Anda adalah kesadaran dan pendidikan baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang kanker payudara dan lihat apakah Anda beresiko Apa itu kanker payudara? Kanker payudara adalah tumor ganas yang dimulai dari sel-sel payudara. sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali. Sel kanker dapat berubah fungsi memberikan penyerangan terhadap sistem imun akibatnya badan menjadi lemah dan kondisi terparah dapat menyebabkan kematian.

Penyebab kanker payudara?

1. Genetis: Kanker payudara bisa diturunkan secara genetik. Namun, persentasenya relatif kecil, yaitu 5-10%. Ciri-ciri penderita kanker payudara yang disebabkan karena genetik adalah:
• Diderita di usia < 40 tahun
• Diderita pada usia < 50 tahun, dan ada 1 atau lebih saudara tingkat pertama (orang tua, saudara kandung atau anak) yang menderita kanker payudara atau ovarium (indung telur),
• Diderita di usia berapa pun, dan ada dua atau lebih saudara di tingkat pertama yang menderita kanker payudara,

2. Faktor gaya hidup: Tidak bisa disangkal, gaya hidup sangat berpengaruh terhadap kesehatan, termasuk kesehatan payudara. Beberapa kondisi risiko tinggi yang dipengaruhi gaya hidup adalah:
• Obesitas
• Setelah masa menopause meningkatkan risiko kanker payudara akibat efek estrogen dan progesteron yang lebih besar.
• Merokok (asap rokok selain mempunyai efek langsung beracun dan karsinogenik, juga dapat mempengaruhi risiko penyakit kronis melalui mekanisme hormonal).
• Alkohol (alkohol meningkatkan kadar estrogen endogen sehingga meningkatkan aktivitas tumor).

Apakah kanker payudara bisa sembuh?

Bisa. Jika wanita mau rutin melakukan pemeriksaan dan deteksi dini sendiri, bukan tidak mungkin kondisi tersebut bisa disembuhkan 100 persen. Bagaimana jika sudah stadium 4? Stadium 4 merupakan stadium terparah yang hanya bisa dilakukan pengangkatan payudara. Mastektomi adalah operasi pengangkatan payudara. Ada 3 jenis mastektomi (Hirshaut & Pressman, 1992):

1. Modified Radical Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan seluruh payudara, jaringan payudara di tulang dada, tulang selangka dan tulang iga, serta benjolan di sekitar ketiak.
2. Total (Simple) Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan seluruh payudara saja, tetapi bukan kelenjar di ketiak.
3. Radical Mastectomy, yaitu operasi pengangkatan sebagian dari payudara. Biasanya disebut lumpectomy, yaitu pengangkatan hanya pada jaringan yang mengandung sel kanker, bukan seluruh payudara. Operasi ini selalu diikuti dengan pemberian radioterapi. Biasanya lumpectomy direkomendasikan pada pasien yang besar tumornya kurang dari 2 cm dan letaknya di pinggir payudara. Bagaimana pengobatan kanker payudara?

Pengobatan kanker payudara tergantung dari tingkat stadium yang diderita. Oleh karena nya perlu pencegahan lebih dini terhadap penyakit ini. Pengobatan kanker payudara meliputi pengobatan secara medis dan alternative. Anda dapat menentukan pilihan sesuai dengan keyakinan dan budget. Pengobatan secara medis terdiri dari:

1. Mastektomi

Operasi pengangkatan payudara

2. Radiasi

Proses penyinaran pada daerah yang terkena kanker dengan menggunakan sinar X dan sinar gamma yang bertujuan membunuh sel kanker yang masih tersisa di payudara setelah operasi

3. Kemoterapi

Kemoterapi adalah proses pemberian obat-obatan anti kanker atau sitokina dalam bentuk pil cair atau kapsul atau melalui infus yang bertujuan membunuh sel kanker melalui mekanisme kemotaksis. Tidak hanya sel kanker pada payudara, tapi juga di seluruh tubuh (Denton, 1996)

4. Lintasan metabolisme

Diberikan senyawa penghambat aktivitas sel kanker.

Resiko terkena kanker payudara?

1. Faktor usia (>50 tahun)
2. Hormonal (terutama penggunaan kontrasepsi hormonal)
3. Lingkungan, misalnya polusi
4. Mutasi Genetis.
5. Riwayat ginekologi (menstruasi pertama < usia 12 tahun, usia menopause lebih lambat yaitu > 55 tahun, dan melahirkan bayi pertama > 35 tahun).

Pencegahan secara dini?

Pencegahan nya terdiri dari:

1. Pencegahan primer

Dapat dilakukan dengan SADARI sendiri di rumah. Sadari dapat dilakukan di rumah dengan cara berdiri di depan cermin dan meraba seluruh permukaan payudara. Perhatikan apakah ada benjolan atau perubahan bentuk dan ukuran pada payudara. dr Ronald menekankan pentingnya mengenali segala bentuk benjolan yang memang sebelumnya tak pernah ada di payudara Anda. teknik ini dapat dilakukan sejak usia dini yakni 20 tahun.

2. Pencegahan sekunder

Pencegahan secara sekunder dilakukan dengan mendeteksi dengan mammografi. Apabila anda memiliki resiko terkena penyakit ini hendaknya dapat melakukan pencegahan sekunder. Mammografi dilakukan bagi mereka yang usia nya diatas 40 tahun dan memiliki keturunan atau resiko terkena kanker payudara. Deteksi ini dilakukan1-2 kali dalam setahun.

3. Pencegahan tertier

Pencegahan tertier dilakukan kepada mereka yang telah positif terkena kanker payudara. Penanganan yang tepat penderita kanker payudara sesuai dengan stadiumnya akan dapat mengurangi kecatatan dan memperpanjang harapan hidup penderita. Pencegahan tertier ini penting untuk meningkatkan kualitas hidup penderita serta mencegah komplikasi penyakit dan meneruskan pengobatan. Tindakan pengobatan dapat berupa operasi walaupun tidak berpengaruh banyak terhadap ketahanan hidup penderita. Bila kanker telah jauh bermetastasis, dilakukan tindakan kemoterapi dengan sitostatika. Pada stadium tertentu, pengobatan yang diberikan hanya berupa simptomatik dan dianjurkan untuk mencari pengobatan alternatif dengan obat herbal kanker payudara.

(Amalia)

Referensi:

http://www.merdeka.com
http://health.detik.com
http://sheknows.com
http://www.femina.co.id
http:// CancerHelps.com
American Society of Clinical Oncology 2007 update of recommendations for the use of tumor markers in breast cancer.”


Post Views: 475